Viral marketing, juga disebut viral advertising, mengacu pada teknik pemasaran yang menggunakan cara yang tidak konvensional – seperti situs web – dalam menyebarkan informasi tentang suatu produk atau layanan. Salah satu cara terbaik untuk melakukan pemasaran viral adalah dengan membuat kampanye video. Video menarik audiens yang lebih besar karena dapat dilihat di hampir setiap sudut Internet, khususnya di media sosial dan situs berbagi video. Saat video ini dibagikan di berbagai situs dan dilihat oleh berbagai kelompok orang, video tersebut menjadi viral. Untuk menggunakan klise, mereka “menyebar seperti penyakit”. Dengan demikian, mereka disebut video viral.
Video viral dibuat untuk tujuan berbagi Internet melalui media sosial, surat elektronik, dan situs web berbagi video. Mereka berkembang menjadi video yang sedang tren, yang berarti mereka menjadi sangat populer secara online karena penyebarannya yang luas melalui berbagai platform. Sebagian besar video viral bersifat lucu, menghibur, dan / atau lucu. Situs Pendidikan Paling Update
Bagaimana Video Tersebar Online
Situs berbagi video YouTube adalah pilihan paling populer untuk memposting video viral marketing. Karena memiliki tombol yang memungkinkan untuk berbagi di situs sosial seperti Facebook dan Twitter, membuat video melintasi ceruk dan pemirsa yang berbeda menjadi mudah. Video-video ini kemudian diambil oleh situs web dan netizen lain.
Setelah viral, video muncul di bagan video. Bagan ini mencantumkan video paling populer dan paling baru diunggah di YouTube. Beberapa situs web bahkan memiliki bagian atau halaman terpisah untuk bagan video viral mereka sendiri. Ini pada dasarnya bertindak seperti kompilasi video viral. Beberapa orang sebenarnya lebih suka menelusuri bagan daripada mencari melalui YouTube atau situs media sosial lainnya.
Bagaimana Video Viral Membantu Memasarkan Produk dan Layanan
Ada empat alasan mengapa bisnis harus mempertimbangkan untuk menggunakan video viral untuk mempromosikan produk dan layanan mereka:
- Video menarik orang. Mereka lebih menarik, menarik secara visual dan menarik.
- Video menawarkan jawaban pasti atas apa yang dapat dilakukan produk atau layanan Anda, serta memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang akan diperoleh pelanggan dengan menggurui produk atau layanan tersebut.
- Video dapat dilihat berkali-kali, kapan pun waktunya; setiap hari dalam seminggu. Dengan demikian, mereka menciptakan kesadaran jangka panjang untuk merek Anda.
- Video menarik lebih banyak orang ke situs web Anda. Dan para pengunjung ini akan menemukan alasan untuk tinggal lebih lama dan menjelajahi situs tersebut. Tips Pendidikan Warganet
Merek Besar Menggunakan Video Viral untuk Memasarkan Produk
Beberapa merek konsumen terpopuler di dunia telah menggunakan video viral untuk promosi produk. Mereka menggunakan video untuk memperkenalkan produk baru atau mempromosikan kampanye. Beberapa perusahaan bahkan memiliki serial video viral. Berikut adalah empat perusahaan yang telah membuat kesan yang signifikan dengan kampanye pemasaran viral mereka.
- *Blendtec “Akankah Berbaur?” seri video viral dimulai pada tahun 2006. Video tersebut menunjukkan produk perusahaan – blender – memadukan hampir semua hal, dari bola golf hingga stik bercahaya hingga iPad. Sebagian besar video mereka (lebih dari seratus!) Ditonton sejuta kali di YouTube. Video tongkat cahaya memiliki penayangan terbanyak dengan tiga juta. Pertanyaan “Akankah Berbaur?” situs web memiliki bagan yang menunjukkan video terbaru dan terpopuler mereka.
- Red Bull adalah perusahaan lain yang menggunakan video viral untuk menyampaikan pesan mereka. Video “The Athlete Machine – Red Bull Kluge” menjadi viral pada tahun 2012. Saat ini, video tersebut ditonton lebih dari 14,6 juta kali di YouTube. Video tersebut hanya menampilkan klip berbeda dari olahraga ekstrim atau aksi, sesuatu yang sekarang dikenal Red Bull.
- Nike tahu cara membuat video viral marketing yang bagus. Salah satu kampanye terpopulernya adalah video yang menampilkan bintang NBA Kobe Bryant melompati sebuah mobil – sebuah Aston Martin! – sambil mengenakan pakaian Nike-nya. Ini memiliki lebih dari 2,8 juta tampilan di YouTube.
Cara Mengetahui Trending atau Tidak
Untuk mengetahui apakah suatu video menjadi viral, Anda perlu melacak hasilnya dengan memantau beberapa metrik atau umpan balik secara rutin (seperti jumlah suka, komentar, dan bagikan). Pemantauan media sosial adalah salah satu cara untuk melakukan ini. Pantau atau ikuti situs web yang berbeda untuk tetap mengetahui apa yang sedang terjadi secara online. Anda tidak hanya melacak situs media sosial; Anda juga memantau forum, blog, dan situs web berita.
Ada alat yang dapat digunakan untuk pemantauan video, yang akan memudahkan bisnis untuk melacak penyebaran video viral di YouTube, jejaring sosial, dan portal online lainnya.
Kesimpulan
Meskipun viral marketing dan video viral tidak akan pernah menjadi arus utama seperti iklan televisi tradisional, mereka akan tetap ada. Salah satu alasannya adalah kemampuan mereka untuk menarik perhatian audiens yang luas dan beragam. Selain itu, karena sarana periklanan utama mereka adalah Internet, mereka – dalam beberapa hal – lebih murah daripada periklanan tradisional. Dan terakhir, karena teknologi akan tetap ada, video viral juga akan tetap ada. Faktanya, kami mungkin akan mendapatkan kejutan video yang lebih besar di masa mendatang!